BERITA NAKERTRANS
28 Jul 2010, 08:07:34
Perlu Sinergi Siapkan Tenaga Kerja
SEMARANG-Kegiatan magang kerja pelajar dan mahasiswa hingga kini masih menemui kendala. Program yang seharusnya mampu menjadi sarana pengenal dunia kerja, khususnya di bidang media itu, belum sepenuhnya sesuai harapan.
Kendalanya bisa berasal dari kesiapan calon peserta magang, lembaga pendidikan, atau juga perusahaan. Karena itu masih diperlukan penggalangan komunikasi pihak terkait untuk tercipta hubungan saling menguntungkan.
Paparan tersebut dibahas dalam Diskusi dan Workshop "Penyusunan Model Magang di Media" yang diselenggarakan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) Jateng dan Unesco di Hotel Ibis, Selasa (27/6). Kegiatan itu diikuti pula SMK dan perguruan tinggi.
Dari peserta kalangan pendidikan itu muncul pertanyaan yang mengemuka, apakah syarat yang diperlukan agar bisa magang di perusahaan media dan kehadiran peserta magang bukan menjadi sebagai hal yang merepotkan? Bisakah ada standarisasi perusahaan media untuk menerima peserta magang?
Ketua Bidang Organisasi SPS Jateng, H Elvin Syamsul Ma’arif mengatakan, matang pemahaman teori jurnalistik belum tentu mampu menerapkannya dalam praktik. Banyak hal yang terjadi dalam pekerjaan dan itu tidak mereka temukan saat menempuh pendidikan di kelas.
Tolok Ukur
Direktur Eksekutif Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) Zulkarnaen Nasution mengatakan, perlunya sinergi hubungan perusahaan media dan lembaga pendidikan yang diwujudkan dalam magang. Ada timbal balik terkait persoalan manfaat, pengaturan, serta wewenang dan tanggung jawab.
"Harus ada tolok ukur yang sama antara perusahaan media dengan kampus," ujarnya.
Sementara itu, Pemred Suara Merdeka, Hendro Basuki mengatakan, perusahaan media serta perguruan tinggi bisa bersinergi dalam penyediaan tenaga kerja. Hal itu bisa dilalui melalui program magang. Bila memang peserta magang itu berkualitas maka bukan tidka mungkin mereka akan digandeng untuk dipekerjakan sebagai karyawan tetap.
"Memang menjadi persoalan karena saat perekrutan karyawan yang mensyaratkan lulusan S1 dan IP minimal 3,0 pun kami masih menilai hasil kerja mereka belum fit to print. Setelah mereka diterima bekerja pun masih perlu ada pendidikan lagi," katanya.
Dosen Jurusan Komunikasi FISIP Undip, Triyono Lukmantoro mengatakan, magang merupakan mata kuliah wajib bagi semua mahasiswa. Kampus menyertakan dosen pembimbing, penilaian, dan evaluasi untuk mengukur hasil kerja mereka. (H22-67) ...


Publikasi
Link Terkait
:: Buletin Integrasi ::
Layanan Publik