BERITA NAKERTRANS
02 Jul 2010, 07:07:17
1.000 Unit Rumah Buruh Akan Dibangun
SEMARANG - Pemerintah berencana membangun 1.000 unit rumah untuk buruh dan pekerja di kawasan Semarang Barat. Rumah buruh atau house landed rencananya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Ketua DPD REI Jateng, Sudjadi, berdasarkan statistik buruh merupakan jumlah terbanyak yang tidak memiliki tempat tinggal, karena upah yang diperoleh sangat minim. Padahal, mereka adalah salah satu penghasil devisa bagi negara.
”Kami sengaja memilih lokasi di Semarang Barat karena selain bebas banjir, juga harga tanah masih terjangkau,” ujarnya usai acara ramah tamah dengan Walikota Semarang terpilih Soemarmo HS, di kantor DPD REI Jateng Semarang Indah, kemarin.
Kawasan perumahan buruh nantinya akan menempati lahan milik pengembang seluas 15 hektare. Tiap pekerja nantinya akan menempati rumah tipe 36 dengan dua kamar, dan luas minimal 60 meter persegi. Perumahan ini diharpkan dapat menampung buruh-buruh di kawasan industri Candi, Wijaya Kusuma, dan Beji.
”Kami berharap rencana ini dapat segera teralisasi dalam waktu dekat, dengan bantuan subsidi dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.
Rumah Susun
Selain itu, rumah susun juga akan didirikan guna mengatasi masalah pemukiman kumuh di Kota Semarang. Namun, pihaknya belum tahu akan membangun berapa unit, karena kepastian berapa luas tanah yang akan diberikan oleh Pemkot belum diperoleh. ”Untuk rumah susun, pada tahap awal Pemkot akan menyediakan tanah. Jika nanti belum mampu untuk membeli, maka akan diterapkan sistem sewa. Istilahnya apartemen murah,” katanya.
Ditambahkan, pihaknya telah mengusulkan pada Menpera agar Semarang menjadi pilot project untuk pembangunan rumah susun dan rumah buruh di Jawa Tengah. Sehingga program pembangunan perkotaan yang bertumpu pada permukiman kumuh dapat dilaksanakan.
Sementara itu, Walikota Semarang terpilih Soemarmo HS mengatakan, pihaknya akan membantu REI dalam pembangunan rumah susun dan rumah buruh di Semarang. Pemkot bersama Bappeda akan menindaklanjuti pemetaan daerah yang merupakan kantong-kantong kumuh. ”Kalau pemerintah punya tanah, kita bisa bangunkan rumah susun,” katanya.(J8-71)...


Publikasi
Link Terkait
:: Buletin Integrasi ::
Layanan Publik